Agenda Utama: Pengganti Manusia Sudah Banyak Bermunculan, Masa Depan Makin Suram
Pengganti Manusia Sudah Banyak Bermunculan, Masa Depan Makin Suram
Perkembangan Teknologi Robotik Memicu Kekhawatiran akan Pekerjaan
Jakarta, CNBC Indonesia – Perkembangan teknologi robot humanoid yang bisa menggantikan peran manusia di berbagai bidang semakin cepat. Startup Apptronik, yang terlibat dalam bidang robotika, mencatatkan pencapaian signifikan dengan mendapatkan dana investasi besar sebesar US$520 juta, sehingga valuasinya mencapai lebih dari US$5 miliar. Pendanaan ini didukung oleh Alphabet, perusahaan teknologi raksasa, melalui unit AI, yaitu Google DeepMind.
Kemajuan ini memicu perdebatan tentang masa depan tenaga kerja manusia, terutama di sektor manufaktur dan logistik yang bergantung pada pekerjaan fisik. Robot humanoid dirancang sebagai alat multifungsi yang bisa beroperasi di lingkungan industri nyata. Mereka mampu menyelesaikan tugas berat, repetitif, serta berisiko, jenis pekerjaan yang semakin sulit diisi oleh manusia.
Faktor Perubahan Demografi dan AI Mendorong Kecerdasan Robotik
Dalam konteks perubahan demografi global, negara maju menghadapi tantangan kurangnya tenaga kerja akibat penuaan populasi, sementara biaya pekerjaan terus naik. Dengan kemampuan tersebut, robot humanoid bukan hanya menjadi pendamping teknologi, tetapi juga bisa mengubah struktur biaya industri secara signifikan.
“Robot tanpa kecerdasan hanyalah mesin mahal. Sementara robot dengan kecerdasan adalah tenaga kerja,” kutip CNBC International, Jumat (6/3/2026).
Integrasi kecerdasan buatan (AI) menjadi faktor utama yang mempercepat kemajuan robot humanoid. Teknologi ini memungkinkan robot bergerak secara mandiri dan memahami lingkungan sekitarnya. Kemitraan Apptronik dengan Google DeepMind dianggap sebagai langkah krusial untuk meningkatkan kecerdasan robot.
Apptronik saat ini sedang berdiskusi dengan perusahaan global lainnya, dengan potensi kontrak hingga lebih dari US$1,2 miliar. Teknologi seperti ini, kata Elon Musk, bisa suatu hari mengalahkan jumlah manusia di bumi. Robot humanoid berpotensi menjadi penggerak utama inovasi besar, termasuk eksplorasi ke luar angkasa.
Tantangan dalam Produksi Massal dan Perlu Waktu untuk Menggantikan Manusia
Meski terdapat peluang besar, industri robot humanoid masih menghadapi tantangan, terutama dalam biaya produksi dan skalabilitas. Perkembangan teknologi ini diperkirakan membutuhkan waktu lama sebelum benar-benar menggantikan peran manusia secara luas. Namun, jika tercapai produksi massal, robot humanoid bisa mengubah cara manusia bekerja di masa depan.
