Kunjungan Penting: Berangkat Pagi dari Serang demi Berburu Baju Lebaran di Tanah Abang
Berangkat Pagi dari Serang demi Berburu Baju Lebaran di Tanah Abang
Seiring mendekatnya hari raya, suasana Pusat Grosir Metro Tanah Abang di Jakarta Pusat memanas sejak pagi hari. Deretan toko pakaian muslim dipenuhi pengunjung yang sibuk mencari baju Lebaran, beberapa di antaranya berasal dari luar kota. Dalam keramaian tersebut, Linda (22) dan kakaknya, Shanti (38), terlihat bergerak dari satu toko ke toko lain. Kedua perempuan ini datang dengan tujuan bersama: memenuhi kebutuhan busana untuk keluarga. Perjalanan mereka dimulai dari pagi buta, membawa tas belanja dan semangat untuk berburu pakaian baru. Mereka bersedia menempuh jarak jauh demi menemukan pilihan baju yang terbaik.
Pemburu Baju Lebaran Merasa Puas Belanja Langsung di Tanah Abang
Meski saat ini banyak orang beralih ke belanja online, Linda dan Shanti justru memilih datang langsung ke Tanah Abang. Alasannya, mereka kesulitan menemukan ukuran pakaian yang tepat di platform digital. “Kami nggak kebagian size di e-commerce ya. Jadi mending datang langsung, mungkin lebih murah di sini,” kata Linda. Untuk Shanti, melihat barang secara langsung menjadi keuntungan besar, terutama untuk pakaian yang akan dipakai saat hari raya. “Betul, memang sengaja ke sini hanya beli baju Lebaran. Kadang kalau di e-commerce, barangnya nggak sesuai ya pas datang,” ujarnya.
Keramaian di Tanah Abang Bikin Anak Shanti Tak Nyaman
“Kami pulang dan pergi naik kereta. Tadi sudah berangkat dari jam 6 pagi, pas kereta lagi ramai-ramainya,” kata Shanti saat ditemui di Pusat Grosir Metro Tanah Abang, Selasa (10/3/2026). Mereka sengaja datang lebih awal agar punya waktu lebih leluasa. Namun, kondisi di lapangan berbeda dengan harapan mereka. Bahkan, kepadatan tempat membuat anak Shanti yang masih kecil merasa tidak betah. “Tadi juga bawa anak kecil, tapi dia menangis karena nggak betah. Alhasil, muter-muter supaya nggak rewel,” tambah Linda.
Dalam kunjungan ini, Linda dan Shanti tidak merencanakan anggaran besar. Mereka hanya ingin membeli beberapa pakaian untuk digunakan bersama keluarga. “Kami nggak nyiapin budget banyak-banyak sih, tadi habis sekitar Rp 1 jutaan untuk baju empat orang,” jelas Linda. Pakaian yang dicari pun sederhana: gamis dan busana seragam untuk seluruh anggota keluarga. Meski tempat cukup ramai, keduanya memilih berkeliling terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli. “Di sini banyak pilihan, harganya juga beda-beda. Kami cari yang murah tapi kualitasnya bagus,” kata Shanti.
Tren Baju Lebaran 2026: Embroidery Jadi Favorit
Sementara itu, tren busana Lebaran tahun ini menyoroti embroidery sebagai elemen populer. Model-model yang diunggulkan mencakup gamis bini orang hingga katun dobby. Shanti dan Linda menyebutkan bahwa kehadiran pilihan yang beragam membuat proses belanja lebih menyenangkan. Namun, mereka juga mengakui bahwa harapan mereka untuk suasana yang lebih sepi tidak sepenuhnya terwujud. Meski demikian, keseruan dalam mencari pakaian yang pas dan sesuai dengan anggaran tetap terasa.
Tips Cegah Boros Saat Berbelanja Baju Lebaran
Berburu baju Lebaran di Tanah Abang bukan hanya urusan belanja, tapi juga pengalaman yang penuh keseruan. Dengan langkah bergerak cepat di antara lorong toko yang padat, mereka berusaha menemukan pakaian yang nyaman dan sesuai. Shanti mengatakan bahwa daya tarik toko yang banyak membuat para pembeli memiliki opsi model dan harga yang beragam. “Hari kerja juga sudah ramai banget,” imbuh Linda. Meski begitu, mereka tetap puas karena bisa memastikan kualitas barang sebelum membeli.
