Kronologi Lengkap Sampah TPST Bantargebang Longsor Menimbun Lima Truk dan Warung – Empat Orang Ditemukan Meninggal Dunia
Kronologi dan Upaya Evakuasi Longsor Sampah TPST Bantargebang yang Menewaskan Empat Orang
Sebuah kejadian longsor sampah terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, pada hari Minggu (8/3). Menurut informasi terkini, empat korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara pencarian terhadap korban lain masih berlangsung. Peristiwa ini menimpa lima unit truk sampah dan satu warung, mengakibatkan material tumpukan sampah tertimbun.
Kronologi Longsor Sampah TPST Bantargebang
Longsor terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ketika truk sampah sedang menunggu giliran untuk mengangkat muatan. Kepala Pelaksana Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengungkapkan bahwa hujan deras selama waktu lama diduga menjadi penyebab utama kejadian tersebut.
“Dugaan penyebab hujan lenat dengan durasi lama,” ujar Isnawa dalam pernyataannya.
Dalam beberapa laporan, kejadian juga disebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di Zona 4C TPST Bantargebang, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang. Saat itu, sejumlah warga dan sopir truk sampah tidak sempat melarikan diri. BPBD mencatat sekitar 10 orang diduga tertimbun, terdiri dari lima warga dan lima sopir truk.
Upaya Evakuasi dan Situasi Saat Ini
Tim SAR gabungan terus berupaya mengevakuasi korban. Evakuasi korban dilakukan dengan bantuan sekitar 20 unit ekskavator untuk menstabilkan area yang terkena longsor. BPBD menyatakan bahwa stabilitas material masih memprihatinkan, sehingga berisiko menyebabkan longsor lanjutan.
Pemerintah DKI Jakarta segera mengaktifkan operasi tanggap darurat. Tiga korban meninggal dunia telah dilaporkan, sementara dua orang lainnya dinyatakan selamat. Namun, beberapa sumber menyebutkan bahwa total korban mencapai 13 orang, dengan tujuh di antaranya wafat dan enam orang berjaya.
Dalam upaya mitigasi, Zona 4A TPST Bantargebang ditutup sementara. Tim gabungan terus memantau kondisi dan menghindari risiko lebih besar. Kecelakaan ini menimpa area yang berada di Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang.
