Kebijakan Baru: Jakpro Bakal Poles Wajah Planetarium, Formatnya Akan Seperti Bioskop

Jakpro Bakal Poles Wajah Planetarium, Formatnya Akan Seperti Bioskop

Selama tiga bulan promosi, Planetarium yang berada di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, telah menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung. Kini, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tengah menyusun perubahan yang lebih menarik untuk meningkatkan daya tarik tempat tersebut sebelum libur Lebaran. Perbaikan dilakukan dalam beberapa aspek, termasuk konsep tayangan, sistem layanan, dan penjualan tiket.

Pengalihan Format Tayangan

Menurut Direktur Utama (Dirut) Jakpro Iwan Takwin, setelah promosi tiga bulan selesai, Planetarium akan menampilkan format pertunjukan yang berbeda. Dulu, semua sesi menggunakan tayangan serupa, tetapi kini setiap sesi akan memiliki tema unik. “Kita akan menampilkan sesuatu yang baru. Jadi kalau sebelumnya pengunjung hanya melihat satu tayangan, kini setiap sesi akan berbeda,” jelas Iwan dalam pernyataannya, yang dikutip pada Selasa (10/3).

“Misalnya, tayangan pertama atau sesi pertama, kedua, ketiga akan memiliki daya tarik yang berbeda. Hal ini memungkinkan warga Jakarta atau masyarakat umum datang kembali karena pengalaman menontonnya bisa lebih beragam,” tambahnya.

Perubahan ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman yang lebih dinamis bagi pengunjung. Selain itu, Jakpro juga memperbaiki sistem pelayanan agar lebih nyaman, terutama dalam mengatur antrean dan memudahkan pembelian tiket.

Perbaikan Sistem Ticketing

Dalam rangka meningkatkan kenyamanan, Jakpro telah menyediakan opsi pembelian tiket secara langsung di lokasi. Ini bertujuan mengatasi kendala yang pernah terjadi sebelumnya terkait sistem pembelian tiket. “Kita sudah siapkan penjualan tiket offline agar masyarakat tidak berkumpul di satu titik, sehingga bisa lebih mudah memperoleh tiket,” ujar Iwan.

Saat ini, tiket dibeli melalui platform online Loket.com, tetapi akan ada perbaikan dalam cara penggunaan kode batang atau QR Code untuk memudahkan proses transaksi.

Konsep Interaktif yang Menarik

Salah satu inovasi lain adalah peningkatan interaktivitas pada pertunjukan. Iwan menyatakan, konsep ini dirancang untuk merangsang rasa ingin tahu khususnya pada anak-anak dan pelajar. “Interaksi yang disajikan akan memperkaya pengalaman belajar mereka, membuat lebih terlibat dalam materi yang ditampilkan,” katanya.

Sebagai bagian dari perbaikan, Jakpro juga menghadirkan JIS Ramadhan Fest 2026 di Jakarta International Stadium. Agenda tahunan ini menggabungkan kegiatan keagamaan, hiburan, serta pemberdayaan ekonomi, termasuk bazar sembako dengan harga terjangkau. Pengunjung tidak hanya menyaksikan tayangan visual, tetapi juga bisa bergerak dan berinteraksi langsung di ruang digital.

Pembaruan ini didorong oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Evaluasi terhadap sistem tiket, khususnya pembelian langsung di lokasi, juga menjadi fokus utama. Saat ini, penjualan tiket dilakukan melalui dua skema resmi, yakni daring dan on-the-spot (OTS), yang dibuka satu jam sebelum setiap pertunjukan.

Planetarium Jakarta kembali dibuka untuk umum dan menjadi destinasi utama saat libur Natal, Kamis (25/12/2025). PRJ 2025 hadir di JIExpo Kemayoran mulai 19 Juni hingga 13 Juli dengan pro…