Agenda Kunjungan: Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia Jadi Semangat Operasi Ketupat 2026

Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia Jadi Semangat Operasi Ketupat 2026

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan upaya kemanusiaan yang mencerminkan keberadaan negara dan institusi kepolisian. Ia menyampaikan bahwa seluruh jajaran Korlantas telah siap memberikan layanan kepada masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah. “Operasi Ketupat 2026 adalah bentuk perhatian sosial. Ini bukan hanya operasi lalu lintas, melainkan upaya memastikan bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri berlangsung tenang serta teratur,” jelas Irjen Agus, seperti dikutip dari detikcom, Minggu (1/3/2026).

Tagline Menjadi Fokus Utama

Irjen Agus menyebutkan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” sebagai semangat inti dalam Operasi Ketupat 2026. Tagline ini dipilih untuk menggambarkan komitmen Polri dalam menjaga keamanan selama perjalanan mudik dan balik. “Dengan tagline ini, kehadiran Polri menjadi solusi bagi berbagai masalah selama operasi,” tambahnya.

Dalam Operasi Ketupat 2026, lima klaster utama akan menjadi fokus pengamanan. Kelima area tersebut meliputi jalan tol, jalan nasional dan kabupaten, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, serta lokasi wisata. Hal ini telah menjadi prioritas khusus yang disiapkan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. “Kami juga memantau keramaian di tempat wisata, termasuk jalur alternatif yang digunakan masyarakat,” ujar Irjen Agus.

“Operasi Ketupat tidak hanya sekadar mengamankan perjalanan ke kampung, tetapi memastikan masyarakat aman saat berangkat, berkumpul, dan kembali. Bagi kami, hal ini sangat sederhana—selamat perginya dan selamat kembalinya,” pungkasnya.

Irjen Agus menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak terkait dalam menjalankan operasi tersebut. Jajaran Korlantas Polri akan terus berupaya memberikan layanan maksimal di lapangan, termasuk memanfaatkan teknologi canggih untuk mengoptimalkan pengawasan. “Kami hadir lebih awal, pulang paling akhir. Bekerja sebelum terjadi kemacetan dan situasi kritis, serta memastikan keamanan dari segi kriminalitas dan kamseltibcarlantas,” tutur dia.

ETLE Drone Presisi Korlantas turut dikerahkan untuk mengawal acara ngabuburit di kawasan Thamrin-Wijaya. Upaya ini menjadi contoh bagaimana teknologi digunakan sebagai pendukung operasi yang berfokus pada kenyamanan dan keselamatan masyarakat. [Gambas:Instagram] [Gambas:Instagram]