DPC Golkar Pekalongan Mengaku Kaget Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diciduk KPK
DPC Golkar Pekalongan Kaget Bupati Fadia Arafiq Diciduk KPK
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, yang saat ini menjabat sebagai ketua DPC Golkar Kabupaten Pekalongan selama tiga periode, menjadi sorotan setelah ditangkap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemimpin partai tersebut merasa terkejut dengan tindakan KPK, terutama karena Fadia dianggap memiliki peran strategis dalam organisasi. Ruben, Sekretaris DPC Golkar Kabupaten Pekalongan, mengonfirmasi kejadian penangkapan. Ia menuturkan bahwa Fadia merupakan anggota partai yang setia. “Kami baru mendengar kabar ini dari rekan-rekan di DPC Pekalongan. Semua anggota partai terkejut, apalagi beliau memimpin partai selama tiga periode,” kata Ruben, Selasa (3/3).
Fadia Arafiq tercatat sebagai bupati Pekalongan dua masa jabatan. Pada pemilihan kepala daerah tahun 2024, ia bersama Sukirman dari PKB memperoleh suara lebih dari 50 persen. Pihak Golkar menyampaikan harapan besar terhadap kinerja Fadia, khususnya karena keahliannya dalam dinamika politik wilayah tersebut. “Beliau sudah dua kali menjabat bupati, ini periode keduanya,” ujarnya.
Salon BigBoss Diciduk KPK
Penangkapan Fadia Arafiq dilakukan di Semarang dan langsung dibawa ke Gedung Merah Putih di Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. Sumber menyebutkan bahwa tindakan ini merupakan kelanjutan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) sebelumnya yang menyeret nama mantan bupati tersebut. Ruang kerja bupati juga disegel KPK, termasuk ruang Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan. Berdasarkan LHKPN, total kekayaan Fadia mencapai Rp85,6 miliar per Maret 2025.
KPK Tetapkan Enam Tersangka
Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia masih belum mengetahui kabar penangkapan Fadia Arafiq. Sementara itu, KPK menetapkan enam tersangka terkait OTT di Ogan Komering Ulu. Di luar kasus ini, Anggota Komisi III DPR RI Dewi Juliani mengkritik AKBP Fajar Widyadharma, Kapolres Ngada nonaktif, atas respons negatifnya terhadap keluhan netizen. Selain itu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memerintahkan kader yang telah dilantik menjadi kepala daerah untuk tidak mengikuti retreat di Magelang.
Kasus Doorprize di Pekalongan
Hadiah utama doorprize yang ditunggu masyarakat diserahkan Fadia Arafiq di lapangan Gandarum, Kecamatan Kajen, pada Sabtu (8/6). Namun, kejadian ini sekarang justru menjadi bahan perdebatan setelah terungkapnya kasus korupsi yang melibatkannya. Usaha salon kecantikan yang dikenal sebagai BigBoss Salon tampak sepi, menunjukkan dampak dari penangkapan tersebut.
