Kunjungan Penting: Rudal Iran Balas Gempur Israel, Tewaskan Seorang Wanita di Tel Aviv
Rudal Iran Balas Gempur Israel, Tewaskan Seorang Wanita di Tel Aviv
Pada hari Sabtu (28/2/2026), Iran meluncurkan serangan rudal balasan yang menghantam Tel Aviv, Israel. Menurut petugas tanggap darurat Zionis, serangan ini menyebabkan kematian seorang wanita, yang menjadi korban pertama yang dikonfirmasi di Israel sejak serangan dimulai.
“Paramedis telah mengonfirmasi kematian seorang wanita berusia 40-an yang mengalami luka parah,”
kata layanan darurat Israel Magen David Adom.
Satu jam setelahnya, militer Israel membagikan video yang menunjukkan perwira senior mengonfirmasi rudal Iran mengenai pusat kota Tel Aviv. Ini adalah korban pertama yang dapat dibuktikan setelah Iran memulai serangan rudal ke Israel sebagai respons atas serangan AS dan Israel terhadap Republik Islam. Dalam foto yang diambil AFP dari Tel Aviv, petugas pemadam kebakaran dan polisi terlihat di lokasi ledakan, di mana bangunan perumahan di sekitar jalan telah rusak akibat dampak tembakan.
Sementara itu, petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan api di daerah sekitar, sementara petugas pertolongan pertama mengevakuasi korban luka. Magen David Adom menyatakan 20 orang terluka telah dibawa ke rumah sakit. Beberapa jam kemudian, sistem pertahanan udara Israel aktif menembak jatuh rangkaian rudal Iran yang meluncur ke beberapa area di seluruh negeri.
Berdasarkan pernyataan militer, Angkatan Udara Zionis sedang melakukan operasi untuk menghentikan dan menyerang ancaman. Dalam pengumuman terpisah, polisi menyebutkan bahwa sebagian rudal atau bagian dari pertahanan udara telah mengenai Yerusalem, tanpa ada laporan korban jiwa langsung. Pada malam hari, jurnalis melaporkan ledakan keras di sekitar Tel Aviv, Yerusalem, serta Tepi Barat yang diduduki, seiring upaya sistem pertahanan udara Israel menangkap serangan rudal.
Dari satu titik dampak, juru bicara polisi Israel Dean Elsdunne menyatakan bahwa petugas darurat sedang memeriksa kerusakan dan korban di gedung demi gedung. Serangan ini memperlihatkan ketegangan yang meningkat antara Iran dan negara-negara sekutu, terutama setelah gerakan serangan bersenjata terhadap Republik Islam. Ledakan di Tel Aviv menciptakan gelombang kecemasan, dengan sirene darurat menggema di berbagai wilayah.
